Everything suddenly became plain...
Everything suddenly went from bad to worse...
Everything suddenly became nothing...
All those nights thinking of you...
All those nights dreaming of you...
All those conversation we had mean nothing now...
I wish I was somebody...
I wish that I'm the one...
I wish I'm yours...
But it turned out...
I'm just another guy...
Who fell deeply in love with you...
SUCKS...
Friday, November 26, 2004
Tuesday, November 23, 2004
Obsessions...
For some one I know :
A casual obsession
You captivates my mind
Like a morning cup of coffee
You're my bitter high
Stirs up bad intentions
And serves 'em with a smile
Lying in the dark
I tell myself no more
Then I find it's 3 AM
And I'm knocking at your door
You're an addiction through my brain
Doesn't matter where I'm at
Something keeps me coming back
Just when I think I'm finally free
Then it hits me like ecstasy
Doesn't matter where I'm at
Something keeps me coming back
Bitter sweet deception
Tells candy coated lies
You whisper them so softly
I believe You every time
When dancing with the devil
You vow to keep control
But when she gets inside you
You'd gladly trade your soul
Told myself a thousand times
Don't need You anymore
Don't even fool myself
Cause I've said it all before
A casual obsession
You captivates my mind
Like a morning cup of coffee
You're my bitter high
Stirs up bad intentions
And serves 'em with a smile
Lying in the dark
I tell myself no more
Then I find it's 3 AM
And I'm knocking at your door
You're an addiction through my brain
Doesn't matter where I'm at
Something keeps me coming back
Just when I think I'm finally free
Then it hits me like ecstasy
Doesn't matter where I'm at
Something keeps me coming back
Bitter sweet deception
Tells candy coated lies
You whisper them so softly
I believe You every time
When dancing with the devil
You vow to keep control
But when she gets inside you
You'd gladly trade your soul
Told myself a thousand times
Don't need You anymore
Don't even fool myself
Cause I've said it all before
Friday, November 12, 2004
I Hate You
I hate you because I know you
I hate you because I miss you
I hate you because every bones in my body longing for your touch
I hate you because every call I get i wish it was from you
I hate you because your face linger in my mind
I hate you because your name is the last thing I say before I go to sleep
I hate you because when I wake up your smile is the first thing I recalled
I hate you because hearing your laughter can make my day
I hate you because every day I am looking forward to see you
Most of all
I hate you because I LOVE YOU SO MUCH....
I hate you because I miss you
I hate you because every bones in my body longing for your touch
I hate you because every call I get i wish it was from you
I hate you because your face linger in my mind
I hate you because your name is the last thing I say before I go to sleep
I hate you because when I wake up your smile is the first thing I recalled
I hate you because hearing your laughter can make my day
I hate you because every day I am looking forward to see you
Most of all
I hate you because I LOVE YOU SO MUCH....
Friday, November 05, 2004
Sparks, Butterflies dan Rasionalitas.
Hidup di Jakarta makin lama makin sulit. Semuanya berlangsung dan mengalir secara cepat. Orang-orang dipaksa untuk mengambil keputusan dalam waktu yang singkat. Di situasi Jakarta yang demikian masihkah exist apa yang disebut soulmate, masihkah terasa sparks, butterflies in your stomach, atau kita sudah terlalu sibuk dengan pekerjaan dan rutinitas sehingga kita tidak lagi punya waktu untuk merasakan hal-hal tersebut.
Alasan penulisan posting ini adalah saya seorang yang bisa disebut love fool. Meskipun sering kali menyangkal, tetapi the needs untuk untuk memiliki dan merasa dimiliki selalu ada and it keep getting stronger by the day. So flash back sedikit ke tahun 1999, at that time gue pertama kalinya merasakan sparks dan butterflies to a certain special lady. Tapi itu ketika kuliah dan perjalanan hidup masih belum se-hectic sekarang.
Saya sempat beberapa kali bertanya kepada teman sekitar, masihkah mungkin kita berasa butterflies in your stomach, ketika kita bertemu seseorang. Dan jawaban yang muncul berbagai macam ada yang bilang hidup di jakarta dan segala macamnya tidak ada hubungan dengan sparks, kalo loe berasa sparks yah berasa aja. Ada juga yang bilang sparks dan butterflies adalah essence of being human, kalo gak berasa begitu kita sama aja dengan binatang. Ada juga yang bilang kalo loe udah merasakan butterflies berarti loe udah lebih dari hanya perasaan suka.
Hubungan dengan Rasionalitasnya apa? Seperti saya sebutkan diatas everything move in a faster pace, dan itu berlaku juga dengan butterflies. For instance, kamu ketemu seseorang yang benar-benar baru. Dan setelah sering kali SMS dan Telepon, dalam waktu hanya beberapa minggu kamu merasakan sesuatu. Untuk membuktikan apa yang dirasa, kemudian ketemuanlah dan setelah bertemu you realized ternyata kamu benar-benar suka. So next step is to tell that certain someone how you feel.
Mungkin bagi beberapa orang anggapan yang muncul adalah bullshit banget deh, gak mungkin banget hanya setelah beberapa minggu elo merasakan butterflies. Jawaban saya adalah mungkin emang terkesan tidak rasional, tetapi apakah selalu perasaan itu dapat dijelaskan dengan rasional.
Kesimpulannya adalah nikmatilah sparks dan butterflies, karena itu pertanda anda masih manusia. Kejarlah orang yang membuat anda merasakan hal-hal tersebut, dan jika anda tidak mendapatkannya so be it. Tapi jangan pernah settle down atau menyerah, karena percayalah sparks dan butterflies akan muncul, even when you're not expecting it.
Alasan penulisan posting ini adalah saya seorang yang bisa disebut love fool. Meskipun sering kali menyangkal, tetapi the needs untuk untuk memiliki dan merasa dimiliki selalu ada and it keep getting stronger by the day. So flash back sedikit ke tahun 1999, at that time gue pertama kalinya merasakan sparks dan butterflies to a certain special lady. Tapi itu ketika kuliah dan perjalanan hidup masih belum se-hectic sekarang.
Saya sempat beberapa kali bertanya kepada teman sekitar, masihkah mungkin kita berasa butterflies in your stomach, ketika kita bertemu seseorang. Dan jawaban yang muncul berbagai macam ada yang bilang hidup di jakarta dan segala macamnya tidak ada hubungan dengan sparks, kalo loe berasa sparks yah berasa aja. Ada juga yang bilang sparks dan butterflies adalah essence of being human, kalo gak berasa begitu kita sama aja dengan binatang. Ada juga yang bilang kalo loe udah merasakan butterflies berarti loe udah lebih dari hanya perasaan suka.
Hubungan dengan Rasionalitasnya apa? Seperti saya sebutkan diatas everything move in a faster pace, dan itu berlaku juga dengan butterflies. For instance, kamu ketemu seseorang yang benar-benar baru. Dan setelah sering kali SMS dan Telepon, dalam waktu hanya beberapa minggu kamu merasakan sesuatu. Untuk membuktikan apa yang dirasa, kemudian ketemuanlah dan setelah bertemu you realized ternyata kamu benar-benar suka. So next step is to tell that certain someone how you feel.
Mungkin bagi beberapa orang anggapan yang muncul adalah bullshit banget deh, gak mungkin banget hanya setelah beberapa minggu elo merasakan butterflies. Jawaban saya adalah mungkin emang terkesan tidak rasional, tetapi apakah selalu perasaan itu dapat dijelaskan dengan rasional.
Kesimpulannya adalah nikmatilah sparks dan butterflies, karena itu pertanda anda masih manusia. Kejarlah orang yang membuat anda merasakan hal-hal tersebut, dan jika anda tidak mendapatkannya so be it. Tapi jangan pernah settle down atau menyerah, karena percayalah sparks dan butterflies akan muncul, even when you're not expecting it.
Subscribe to:
Comments (Atom)